Translate

Tampilkan postingan dengan label Chicken Soup : Learn from Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chicken Soup : Learn from Life. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Desember 2010

Senyum

Ia tersenyum pada lelaki tak dikenal yang murung itu

Senyum itu tampaknya membuat perasaannya lebih baik

Lelaki itu teringat kebaikan seorang temannya dulu

dan menyuratinya untuk berterima kasih


Temannya sangat senang menerima surat itu

sehingga ia meninggalkan tip besar saat makan siang


Si pelayan, terkejut melihat jumlah tip itu,

mempertaruhkan semuanya mengikuti firasatnya


Besoknya ia mengambil uang yang dimenangkannya

dan membagikan sebagian pada lelaki di jalan



Lelaki di jalan itu merasa bersyukur,

karena sudah dua hari ia tak makan

Setelah ia selesai makan,

ia pulang ke kamarnya yang sempit dan kumuh

(ia tak tahu pada waktu itu bahwa ia mungkin akan menemui ajal)

Dalam perjalanan ia memungut anak anjing yang kedinginan

dan membawanya ke rumah supaya hangat


Anak anjing itu sangat bersyukur

tak lagi di luar didera badai

Malamnya rumah itu terbakar

Anak anjing itu menggonggong memberi peringatan

Ia menggonggong hingga seluruh isi rumah terbangun

dan menyelamatkan semua orang dari bahaya

Salah satu anak yang diselamatkannya

tumbuh dewasa menjadi Presiden

Semua ini karena sebuah senyum

yang tak membutuhkan uang satu sen pun


Barbara Hauck, usia 13



With a hat that size, you will have no trouble
read more..

Sabtu, 18 Desember 2010

Seorang Anak kecil yang Membungkam Dunia selama 6 menit

GOKILONLINE.com - Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yangg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ).


ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah lingkungan.


Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.




Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.



Inilah Isi pidato tersebut:



Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri.


Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.


Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.


Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.


Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.


Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.


Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.


Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?


Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.


Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.


Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!


Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.


Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut. Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.


Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.


Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.


Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.


Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.


Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang ” .


Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?


Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .


Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.


Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak.


Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?


Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali.


Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, ” Semuanya akan baik-baik saja , ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.”


Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.


Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

read more..

Sabtu, 06 Maret 2010

Pekerjaan Penting


TENTANG CINTA


Genta bukanlah genta sebelum dibunyikan

Lagu bukanlah lagu sebelum dinyanyikan

Cinta di sanubari bukanlah untuk dipendam

Cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan


Oscar Hammerstein




Pekerjaan Penting

Penumpang-penumpang yang paling terakhir masuk ke pesawat dari Seattle ke Dallas adalah seorang wanita disertai tiga anak." Aduh, jangan sampai tempat duduk mereka disebelahku," kataku dalam hati." Begitu banyak pekerjaan yang harus kulakukan ." Tetapi sesaat kemudian seorang anak perempuan berumur sebelas tahun dan adik lelakinya berumur sembilan tahun sudah melangkahi kakiku yang terjulur ke depan untuk duduk di kursi-kursi di sebelahku, sementara wanita itu dan anak lelaki satunya lagi berumur empat tahun mengambil tempat duduk di belakangku. Boleh dibilang seketika itu juga kedua anak yang lebih besar mulai bertengkar, sementara anak kecil yang dibelakang sebentar-sebentar menendang kursiku. Sekian menit sekali anak lelaki di sebelahku bertanya pada kakaknya," Dimana kita sekarang ?" "Diam" bentak anak perempuan itu, lalu mulailah lagi gerak-gerik gelisah disertai rengekan.

" Anak-anak sama sekali tidak mengerti tentang pekerjaan penting," pikirku dengan perasaan sebal. Tahu-tahu ada suara dalam benakku, yang dengan jelas dan singkat mengatakan, Cintai mereka." Anak-anak ini tidak bisa diatur, dan aku memiliki pekerjaan penting yang harus kukerjakan," pikirku membantah suara tadi. Hati sanubariku menjawab Cintailah mereka seakan-akan mereka anakmu sendiri.

Karena sudah berkali-kali mendengar pertanyaan "Di mana kita sekarang ?", kuarahkan perhatian mereka pada peta di majalah perusahaan penerbangan yang terselip dalam kantong di belakang sandaran setiap kursi. Padahal ada pekerjaan penting yang harus kutangani.

Kujelaskan rute yang ditempuh pesawat, kupenggal-penggal dalam tahap-tahap penerbangan yang masing-masing memakan waktu seperempat jam. Kuperkirakan pula kapan pesawat mendarat di Dallas. Setelah itu mereka pun bercerita tentang perjalanan mereka ke Seattle untuk menjenguk ayah mereka yang dirawat di rumah sakit. Dalam percakapan kami, mereka bertanya tentang penerbangan, navigasi, ilmu pengetahuan, dan pendangan orang dewasa mengenai kehidupan. Waktu berlalu dengan cepat, dan pekerjaanku yang "penting" masih saja belum kuapa-apakan.

Ketika pesawat akhirnya hendak mendarat, aku bertanya tentang keadaan ayah mereka. Sikap kedua anak itu langsung berubah dan yang laki-laki berkata dengan singkat," Sudah meninggal."

Aku mengatkan bahwa aku ikut merasa sedih." Ya, aku juga sedih," kata anak lelaki itu." Tapi adikku yang paling kuprihatinkan. Ia sangat kehilangan." Tiba-tiba aku menjadi sadar bahwa apa yang kami percakapkan selama itu adalah pekerjaan terpenting dalam hidup ini, yaitu menjalani kehidupan, mencintai dan terus berkembang meski mengalami kesedihan mendalam. Ketika kami berpisah di bandar udara Dallas, aku bersalaman dengan anak lelaki itu yang mengucapkan terima kasih padaku karena menjadi "guru di angkasa" baginya. Dan aku berterima kasih padanya, karena iapun sempat menjadi "guru angkasa" bagiku.

Dian S.Bagley



read more..